Thursday, June 07, 2012

Sakit tumit dipagi hari? ... Sungguh menyebalkan

Haduh....pagi ini bangun dari tempat tidur dengan perasaan menyebalkan. Tumit Papa sakit lagi seperti terbakar atau ditusuk tusuk dengan pisau saat hendak ke kamar mandi. Lagi? Iya lagi. Karena sakit di tumit Papa kadang datang dan pergi sesuka hati.

Sebenarnya Papa sudah tau penyebabnya, bukan Asam Urat seperti yang dibilang oleh erkan kantror Papa pagi ini. Tapi sakit ditumit Papa pada umumnya disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan disepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita. Keadaan ini disebut plantar fasciitis yang sebagian besar diderita oleh kaum wanita karena kesalahan dalam memilih alas kaki.

Plantar fasciitis menyebabkan nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam. Segera setelah kita berjalan-jalan beberapa saat, nyeri yang disebabkan oleh plantar fasciitis ini biasanya berkurang, tetapi mungkin akan terasa nyeri kembali setelah berdiri beberapa lama atau setelah bangun dari posisi duduk.

Dalam keadaan normal, plantar fascia kita bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki kita. Tetapi, jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut. Bila ini terjadi berulang-ulang maka fascia akan menjadi teriritasi atau meradang. Penyebab plantar fasciitis dapat diakibatkan:

· Aktivitas fisik yang berlebihan. Plantar fasciitis umum dijumpai pada pelari-pelari jarak jauh. Jogging, berjalan atau naik tangga juga dapat menyebabkan stress yang terlalu banyak pada tulang tumit kita dan jaringan lunak yang terikat di sana.

· Arthritis. Beberapa tipe arthritis dapat menyebabkan peradangan pada tendon dari telapak kaki, yang dapat menyebabkan plantar fasciitis.

· Diabetes. Meskipun tidak diketahui mekanismenya, akan tetapi plantar fasciitis terjadi lebih sering pada orang dengan diabetes.

· Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan kita tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, dan menyebabkan stress tambahan paa plantar fascia.

· Sepatu yang tidak cocok. Sepatu yang solnya tipis, longgal atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan tidak melindungi kaki kita. Jika anda secara teratur memakai sepatu dengan tumit tinggi maka tendon Achilles – yakni tendon yang melekat pada tumit kita – dapat berkontraksi/tegang dan memendek, menyebabkan strain pada jaringan di sekitar tumit.

Nah, berikut trik yang dapat dilakukan agar rasa nyeri tidak datang berkepanjangan:

1. Menjaga berat badan sehat ideal. Ini akan meminimalkan stress pada plantar fascia anda.

2. Memilih sepatu yang ergonomis. Hindari sepatu dengan tumit yang terlalu rendah. Belilah sepatu dengan tumit rendah sampai sedang, mempunyai dukungan lengkung kaki yang baik dan dapat menyerap kejutan/hentakan dengan baik. Jangan bertelanjang kaki, terutama pada permukaan yang keras.

3, Jangan menggunakan sepatu atletik yang sudah rusak. Gantilah sepatu atletik lama anda bila sudah tidak pas lagi dengan kaki Anda. Jika Anda seorang pelari, belilah sepatu baru stelah digunakan kurang lebih 400 miles.

4. Mulailah aktivitas olahraga secara perlahan. Pemanasan ssebelum memulai aktivitas atletik atau olahraga apapun, dan mulailah suatu program latihan baru secara perlahan-lahan.

5. Lakukan peregangan pada saat bangun tidur. Sebelum anda turun dari tempat tidur di pagi hari, regangkan otot-otot betis, lengkung kaki dan tendon Achilles dengan cara menyentuh ujung kaki anda dan secara perlahan-lahan melipat kaki Anda.

Hunnee, ayo ngaterin Papa beli sepatu kerja baru dong....kayanya ini deh yang bikin sakit tumit Papa suka kumat. AMZ

Sumber:
http://suryo-wibowo.blogspot.com/2008/08/plantar-fasciitis-atau-nyeri-tumit.html
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=233516:waspadai-nyeri-tumit&catid=28:kesehatan&Itemid=48
http://pmrehab.wordpress.com/2011/08/31/pengobatan-dan-pencegahan-nyeri-tumit/

Wednesday, June 06, 2012

Manajemen Risiko, Bidang Baru Yang Menarik

Per 2012, Papa berpindah meja lagi dari meja Database & IT menjadi Ka Bag Manajemen Risiko di PT JIEP. Bidang baru yang menarik dan penuh dengan tantangan.....

Tentunya yang perlu diketahui adalah , apa sih Manajemen Risiko itu? Pada dasarnya Manajemen Risiko adalah penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam penanggulangan risiko, terutama risiko yang dihadapi oleh organisasi/perusahaan, keluarga dan masyarakat.  Jadi Manajemen Risiko mencakup kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, mengkoordinir dan mengawasi program penanggulangan risiko.

Jangan harap mendapatkan wanginya mawar merah jika takut akan durinya.....besar mana risiko dan kenikmatan yang didapat?

Menarik bukan? Semoga kepercayaan perusahaan bisa dibalas Papa dengan kegiatan Manajemen Risiko yang baik bagi PT JIEP. Amien (AMZ) 

Presentasi Kelas Media Relations Yang Cukup Baik

Sebagai tugas kelompok kelas Media Relations BSI adalah melakukan presentasi praktek kegiatan Press Conference. Dan kemarin, Selasa 05 Juni 12, Kelompok CUCOK dipimpin Bram Matias mempresentasikan tugas dengan cukup baik.

Dengan melihat persiapan dari pakaian, press release, hingga goodie bag yang disiapkan, kelompok Cucok terlihat serius dalam mempersiapkan presentasi Press Conference mereka. Bisa dibilang sejak melangkah masuk kita sudah dibawa kedalam suasana press conference sesungguhnya.

Persiapan papan nama Media undangan, ditangani langsung oleh Ketua Kelompok Cucok Bram Matias. Sekalian nyapuin kelas juga ya Bram....

Memasuki pelaksanaan, pembagian tugas juga diatur dengan baik. termasuk ketika meminta bantuan sesama mahasiswa untuk menjadi wartawan media. Sehingga semakin kentara suasana yang ingin dibangun.

Waktu 60 menit serasa berlalu dengan cepat, karena presentasi kelompok Cucok berjalan dengan lancar. Walau sesekali diselingi canda dan tawa dari mahasiswa dikelas.

Media Reception, sayangnya kenapa ga pake meja ya?.....tapi sudah bagus usher nya, sopan dan ramah dalam menerima rekan media

Tapi, seperti pada presentasi kelompok kelas Media Relations yang lalu, tetap ada beberapa masukan yang diberikan Papa Molly selaku dosen. Terutama pada sisi pelaksanaan, dimana masih ada beberapa hal yang penting dalam sebuah kegiatan Press Conference tidak dilakukan oleh kelompok Cucok. Seperti pentingnya VIP atau Director Quote, yang bisa menjadi bahan bagi wartawan untuk menulis berita. Selain itu pada penulisan press release yang dibuat tim Cucok masih belum mencerminkan press release yang baik, karena masih terkesan seperti Backgrounder.


Suasana presentasi Press Conference.
Semua kekurangan diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi para mahasiswa Media Relations untuk masa depan. Ayo untuk kelompok lainnya persiapkan presentasi kalian dengan baik ya. (AMZ)

Kelompok Cucok setelah presentasi. Ayo pada patungan nih ganti uang bikin goodie bag dan pin. Insya Allah balasannya nilai yang bagus. Amien

Tuesday, April 24, 2012

Bimbingan TA Periode I 2012

Dan dimulailah ..... masa-masa penuh cobaan dan godaan.... masa penyusunan Tugas Akhir bagi para mahasiswa/i AKOM BSI periode I 2012. Tercatat 15 orang menjadi mahasiswa bimbingan Achmad Maulizal (AMZ). Kepada mereka semua diharapkan bisa melaksanakan penyusunan TA dengan baik dan penuh semangat, mengingat TA adalah gerbang terakhir menuju kelulusan kalian.

Jadikanlah laptop sebagai teman dekat kalian, ketiklah setiap hal detil yang kalian temukan dalam riset.

Untuk bimbingan perdana, telah dilakukan pertemuan pada hari Senin, 23 April 2012 kemarin di R. 301 BSI Salemba 45. Disitu dilakukan persamaan rules of engagement penyusunan TA, tips dan trick menyusun TA yang lulus (karena tidak ada TA yang sempurna) dan tanya jawab.

Untuk ke- 15 mahasiswa/i bimbingan silahkan didownload panduan outline penyusunan TA di:

Panduan Outline TA PR AMZ

Pelajari baik-baik panduan TA tersebut dan kembangkanlah menjadi TA yang detil dan baik. Jangan membanding-bandingkan TA yang kalian susun dengan TA teman kalian, karena masing-masing TA unik, tapi jadikanlah panduan TA sebagai pegangan bagi kalian.

Sekali lagi saya ucapkan selamat menyusun TA, patuhi rules of engagement kita dan semoga Allah SWT memberikan kemudah bagi kita semua. Amien

AMZ